Sopankah Bertanya Status Lamaran ke Pihak Perusahaan

Jika saat ini Anda membutuhkan pekerjaan dan sudah mengirimkan sejumlah surat lamaran tentunya proses menunggu respon pihak perusahaan adalah hal yang menyiksa karena Anda tidak bisa berhenti berharap mengenai status lamaran kerja Anda tersebut, bukan? Anda akan menjadi bimbang dan penasaran sehingga berkeinginan untuk menanyakan langsung status lamaran kerja Anda ke pihak HRD perusahaan. Perasaan seperti ini sangat wajar namun sebelum Anda bertanya status lamaran kerja ke pihak HRD ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan karena biasanya pihak HRD perusahaan akan merasa terganggu jika setiap saat meladeni para pencari kerja yang kurang bijaksana menyikapi proses perekrutan.

Untuk memperjelas sopan tidaknya bertanya status lamaran kerja ke pihak HRD, di sini ada dua kondisi yang harus dipahami yaitu kondisi saat Anda sudah mengirim surat lamaran kerja dan kondisi saat Anda sudah mengikuti proses interview. Dua kondisi ini sekaligus bisa menjadi referensi cara menindaklanjuti proses lamaran kerja Anda.

Setelah mengirim surat lamaran kerja

Keadaan setelah mengirimkan surat lamaran kerja membuat Anda penasaran untuk segera dipanggil interview, bukan? Namun Anda belum tahu kapan akan dihubungi dan kapan waktu interview. Sebaiknya tahan keinginan Anda untuk menghubungi pihak perusahaan karena bisa saja surat lamaran Anda masih di tangan pihak HRD dan sedang dibandingkan dengan surat lamaran lainnya dan ini membutuhkan waktu berminggu-minggu. Namun jika pihak perusahaan sudah mengecek lamaran Anda dan ingin bertemu Anda, pastinya Anda akan segera dihubungi.

Continue reading

Karyawan Akan Stres Jika Sikap Atasan Seperti Ini

Karyawan akan sangat mudah mengalami stres dikarenakan beragam faktor namun biasanya yang berhubungan dengan pimpinan atau atasan. Pemimpin yang bijaksana harus bisa menjaga sikap sehingga di suatu saat bisa bersikap tegas dan di kesempatan lain bisa santai dan mendekatkan diri dengan karyawan. Namun sangat jarang pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan yang matang sehinggap kerap menimbulkan perselisihan antara atasan dan bawahan. Yang sering terjadi adalah sikap memarahi bawahan yang berlebihan untuk menunjukkan kekuasaannya. Sikap seperti ini tentu akan membuat karyawan bawah stres dan menjadi tidak produktif dalam bekerja. Jadi, jika Anda saat ini beruntung menjadi seorang pemimpin atau atasan di kantor maka ada baiknya menjaga sikap dan menghindari hal yang berpotensial membuat karyawan Anda stres.

1. Suka marah
Sikap pemimpin yang sering ditemukan adalah yang suka marah-marah dan sering membuat para karyawannya stres. Jika Anda mengalami masalah di rumah atau di kantor sebagai seorang pemimpin yang baik Anda harus tetap tenang dan mengontrol emosi. Karyawan akan menjadi sangat sensitif dengan suara bernada tinggi dan membentak dari atasan mereka. Continue reading

Tanda-tanda Perusahaan Sudah Tidak Menginginkan Anda

Dalam dunia kerja, persaingan dan keterampilan beradaptasi terhadap kondisi perusahaan adalah hal mutlak yang harus dimiliki setiap karyawan. Jika kemampuan tersebut tidak dimiliki oleh para karyawan bisa saja Perusahaan akan berancang-ancang untuk memberhentikan karyawan tersebut. Karyawan yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan, standar performa kerja dan beragam perkembangan yang ada akan gugur perlahan-lahan sehingga mereka yang terhebat saja yang akan mampu bertahan. Anda yang masih berstatus sebagai karyawan tentu saja harus mengantisipasi kondisi seperti ini jika ingin bertahan dengan karir yang dijalani saat ini. Ada beberapa pertimbangan kenapa perusahaan tidak langsung memecat Anda jika memang kehadiran Anda sudah tidak penting lagi. Bisa karena pertimbangan perusahaan yang pelit memberikan pesangon (Anda dibuat tidak nyaman bekerja dengan harapan akhirnya mengundurkan diri) atau bisa saja karena pihak perusahaan tidak tega untuk melakukan pemecatan dan Anda hanya diberikan “peran” kecil di dalam perusahaan. Jika kondisi seperti ini pernah Anda alami maka Anda juga harus mempersiapkan strategi untuk menghadapinya. Berikut ini ada pembahasan tanda-tanda perusahaan tidak lagi menginginkan Anda untuk tetap bekerja. Continue reading

Masih Pengangguran? Lakukan 5 Hal Berikut

Saat menganggur atau baru saja berhenti dari pekerjaan sebelumnya biasanya kita akan mengirim lamaran sebanyak mungkin ke perusahaan-perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja berharap lamaran kita ada satu atau dua yang mengena sehingga kita segera mendapatkan pekerjaan baru. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan strategi ini guna mendapatkan pekerjaan baru namun ada baiknya juga kita tidak sembarang mengirimkan lamaran dan mulai fokus dengan pengembangan diri sendiri. Pengembangan diri sangat penting karena kompetisi untuk mendapatkan pekerjaan terbaik sangat ketat di lapangan. Karena itu sambil mencari-cari info pekerjaan terbaru yang bagus tidak ada salahnya kita juga berusaha mengembangkan kemampuan diri sehingga kita menjadi sangat layak untuk direkrut perusahaan. Lakukan lima hal berikut ini jika Anda masih pengangguran. Continue reading

5 Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan Karyawan ke Atasan

Kalimat atau ucapan seorang karyawan kepada atasannya merupakan salah satu faktor yang bisa mempengaruhi karir karyawan tersebut. Jika ucapan karyawan mengandung hal yang positif maka atasannya tentu akan mempertimbangkan peningkatan karir sang karyawan. Demikian juga sebaliknya jika kalimat atau ucapan negatif saja yang diungkapkan karyawan ketika mengerjakan tugas maka adalah hal yang mungkin jika sang atasan menutup pintu karir si karyawan tersebut. Mengerjakan tugas-tugas kantor yang berat memang mengesalkan namun jadikanlah hal tersebut pemicu supaya lebih keratif dan bertanggunjawab dan yang tidak kalah penting kuasailah cara berbicara kita saat menerima tugas langsung dari atasan. Hindari kalimat atau ucapan di bawah ini yang seharusnya tidak boleh diucapkan karyawan kepada atasannya.

Continue reading

Tips Langsung Kerja untuk Fresh Graduate

Langsung bisa kerja tentunya merupakan impian setiap anak kuliahan yang baru saja menyelesaikan studi mereka atau lulus kuliah atau istilah kerennya “fresh graduate”. Tidak bisa dipungkiri juga bahwa kenyataan di lapangan kerja memang sebagian besar perusahaan lebih condong menerima staff atau karyawan yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya. Namun tidak semua perusahaan seperti itu karena calon tenaga kerja yang “fresh graduate” juga memiliki nilai lebih yang bisa dimanfaatkan pihak perusahaan dalam pekerjaan. Oleh sebab itu kamu yang baru lulus kuliah dan masih fresh graduate tidak perlu khawatir tidak mendapatkan pekerjaan. Yang kamu perlukan adalah semangat  untuk mencari perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja dan segera mengajukan lamaran kerja. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa membuat kamu langsung kerja terutama untuk fresh graduate. Continue reading

Merencanakan Karir Setelah Lulus Kuliah

Merencanakan karir sejak dini terutama setelah menyelesaikan bangku kuliah merupakan prioritas utama yang harus dilakukan. Berbekalkan ijasah tamat kuliah dan menyandang status fresh graduate membuat peluang karir kita terbuka lebar di lapangan. Namun saking banyaknya peluang karir di luar sana membuat kita bimbang kemana sebaiknya melangkah. Oleh karena itu perencanaan karir sangat penting dilakukan dan berikut ini ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan sebelum menapaki karir masing-masing.

Cobalah semua jalur karir. Karena kita masih muda dan fresh graduate maka kita masih bebas mencoba karir mana yang kira-kira cocok dengan kemampuan dan kesenangan kita. Namun usahakan mencoba karir yang sesuai dengan pendidikan yang didapat waktu kita melangsungkan perkuliahan atau setidaknya tidak melenceng dari ilmu yang didapat waktu kuliah karena tentunya akan lebih mudah bagi kita untuk beradaptasi dengan pekerjaan baru nantinya. Continue reading

Pindah Karir? Pertimbangkan Kenyataan Ini

Pindah karir atau gonta-ganti pekerjaan merupakan hal beresiko yang memerlukan pemikiran matang sebelum melakukannya. Kecenderungan pindah karir memunculkan potensi merusak karir sebelumnya dan yang terburuk bisa menggangu kehidupan pribadi seseorang. Alasan umum yang terjadi di tempat kerja diantaranya pekerjaan yang membosankan, gaji yang sedikit atau punya bos pemarah. Namun usahakan alasan umum tersebut dikaji secara mendalam sebelum memutuskan untuk pindah karir. Berikut ini ada beberapa kenyataan yang harus kita pikirkan sebelum pindah karir.

1. Sebelum pindah karir kita harus mampu memahami diri sendiri dan menganalisa kemampuan yang saat ini dimiliki. Kondisi ekonomi, kehidupan pribadi, pendidikan, minat, bakat dan karakter merupakan faktor yang harus dipertimbangkan sebelum pindah kerja. Misalnya, tentukan terlebih dahulu hal-hal yang membuat kita tidak nyaman di tempat kerja sekarang dan dicari penyelesaiannya karena jika kita berhasil melakukannya, ini bisa menjadi bekal untuk kita beradaptasi di tempat kerja baru nantinya jika sudah terlanjur pindah karir. Continue reading

5 Hal yang Menghambat Karir

Memiliki karir yang cemerlang merupakan idaman setiap pekerja. Promosi jabatan dan kedudukan yang terus meningkat di kantor akan menjadi incaran para pekerja karena dengan peningkatan karir maka otomatis urusan fiancial pun akan turut lebih baik. Namun tidak semua dari kita yang beruntung bisa mendapatkan hal tersebut. Ada usaha dan kerja keras yang harus dipertahankan untuk bisa meraih suatu karir yang cemerlang. Nah, supaya karir kita meningkat ada baiknya menghindari 5 hal yang bisa menghambat karir seperti berikut ini.

Senang Menunda Pekerjaan. Memang sebagian besar dari kita masih memiliki sifat malas dan suka menunda-nunda dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Sehingga ketika waktunya pekerjaan itu harus diselesaikan hasilnya menjadi buruk dan gagal mencapai tujuan yang diharapkan. Untuk itu yakinkan diri sendiri saat ada waktu kerjakanlah pekerjaan yang memang bisa dikerjakan dan sebisa mungkin tidak menundanya. Dengan demikian kita akan memiliki manajeman waktu yang bagus.

Continue reading

5 Tips Antisipasi Kesalahan Kerja

Setiap orang pernah melakukan kesalahan dan tidak terkecuali mereka yang menjadi karyawan suatu perusahaan. Kesalahan kerja sangat sering terjadi yang umumnya diakibatkan oleh kelalaian atau kecerobohan mereka sendiri. Jika kesalahan dalam pekerjaan itu terjadi sesekali memang masih bisa dimaklumi. Namun jika sering terjadi maka ada sesuatu yang salah dengan perilaku mereka. Pada dasarnya kesalahan-kesalahan yang terjadi di kantor bukan karena kemampuan mereka yang buruk melainkan dikarenakan kecerobohan. Kesalahan seperti lupa meletakkan dokumen penting, menghilangkan file di komputer, salah menghubungi klien, lupa menyimpan file saat mengetik tugas serta salah kirim email merupakan beberapa kesalahan yang terjadi akibat kecerobohan. Kesalahan yang diakibatkan oleh kecerobohan sebenarnya bisa diminimalisir diantaranya dengan cara: Continue reading